Subscribe to this Blog via Email :

PERSURA

PERSURA
PERAYAAN NATAL DAN PELANTIKAN PANITIA PERSURA DPC MEDAN HELVETIA

ANIES - MUHAIMIN

ANIES - MUHAIMIN
ANIES - MUHAIMIN

PRABOWO - GIBRAN

PRABOWO - GIBRAN
PRABOWO - GIBRAN

GANJAR - MAHFUD

GANJAR - MAHFUD
GANJAR - MAHFUD

Wednesday, April 1, 2026

Gempa Dahsyat M 7,6 Guncang Bitung dan Sekitarnya, Warga Panik Berhamburan Keluar Rumah

  




Gempa Dahsyat M 7,6 Guncang Bitung dan Sekitarnya, Warga Panik Berhamburan Keluar Rumah



BITUNG, SULAWESI UTARA — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah perairan Bitung yang berdampak luas hingga ke Kota Manado, Kamis pagi sekitar pukul 06.48 WITA. Guncangan kuat yang berlangsung lebih dari satu menit itu membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.




Berdasarkan data awal, gempa terjadi di koordinat 1,25 Lintang Utara dan 126,27 Bujur Timur, dengan kedalaman sekitar 62 kilometer di bawah permukaan laut. Getaran terasa sangat kuat di sejumlah wilayah di Kota Bitung hingga ke daerah pesisir Maluku Utara.




Sejumlah warga mengaku mengalami kepanikan luar biasa saat gempa terjadi. Banyak dari mereka berlarian keluar rumah tanpa sempat membawa barang berharga, khawatir akan potensi bangunan roboh maupun gempa susulan.




Salah satu warga, Sufaldi Tampilang, yang juga merupakan Paralegal Feradi Wpi, mengungkapkan bahwa guncangan kali ini terasa jauh lebih kuat dibandingkan gempa sebelumnya.




“Gempa ini kuat sekali, bahkan terdengar bunyi keras dari beberapa perabotan rumah tangga kami yang pecah. Gempa sekarang lebih kuat dari gempa tahun sebelumnya, sampai rumah kami retak dan nyaris ambruk,” ujarnya.




Kondisi tersebut membuat sebagian warga memilih bertahan di luar rumah hingga situasi benar-benar dinyatakan aman. Selain kerusakan ringan hingga sedang pada bangunan, laporan sementara juga menyebutkan adanya kepanikan massal di beberapa titik permukiman.




Sufaldi juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, serta mengikuti arahan resmi dari pemerintah dan pihak berwenang.




“Kami berharap masyarakat mengikuti anjuran pemerintah dan segera mencari tempat yang lebih tinggi dan aman,” tutupnya.




Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah melakukan pemutakhiran data dan mengeluarkan peringatan dini terkait potensi tsunami di wilayah perairan Sulawesi Utara dan Maluku Utara. 




Masyarakat yang berada di kawasan pesisir diminta untuk segera menjauhi pantai dan menuju lokasi yang lebih tinggi sebagai langkah antisipasi.




Hingga saat ini, pihak berwenang masih terus melakukan pemantauan intensif terhadap aktivitas gempa susulan serta dampak yang ditimbulkan. Tim tanggap darurat juga disiagakan untuk membantu warga yang terdampak dan melakukan pendataan kerusakan.




Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, khususnya di wilayah yang rawan aktivitas seismik seperti Sulawesi Utara dan sekitarnya. 




Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta selalu mengikuti perkembangan resmi dari BMKG dan instansi terkait.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});